script async='async' src='//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> LOMBA MENULIS PUISI ESAI SE ASIA TENGGARA TAHUN 2018-2019 TOTAL HADIAH 100 JUTA - Dunia Pendidikan

LOMBA MENULIS PUISI ESAI SE ASIA TENGGARA TAHUN 2018-2019 TOTAL HADIAH 100 JUTA

LOMBA MENULIS PUISI ESAI SE ASIA TENGGARA TOTAL HADIAH 100 JUTA

Lomba menulis puisi akhir tahun 2018 dan awal 2019 terbaru ini sangatlah luar biasa karena jenjang Asia Tenggara, yang diikuti oleh 5 negara sekaligus yakni Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura dan Thailand. hadiah yang disajikan dalam perlombaan menulis puisi ini pun tidak tanggung-tanggung yakni total 100 juta dan tentu saja gratis. Kesempatan emas buat kawan-kawan yang memiliki bakat menulis puisi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa melayu untuk mencoba mengikuti nya karena seleksi puisi esai itu sendiri dilakukan secara online. Oh ya jika kawan-kawan ingin melihat referensi puitisasi esai itu bagaimana bentuknya silahkan follow grup facebook https://www.facebook.com/groups/163866001106512/. Ada yang istimewa dalam lomba ini yakni selain hadiah untuk juara utama, dua dan tiga yang mendapat uang dalam jumlah berikut :
  1. Juara 1 mendapatkan uang sebesar 25 Juta
  2. Juara 2 mendapatkan uang sebesar 20 juta
  3. juara 3 mendapatkan uang sebesar 15 juta
Selain itu kawan-kawan yang mendapat juara 1, 2, dan 3 akan diberikan tiket penerbangan ke kinabalu PP. Eh ada lagi bagi 7 puisi esai pilihan akan mendapatkan masing-masing uang sebanyak 5 juta. Tema yang diangkat adalah POTRET BATIN HUBUNGAN KEMANUSIAAN ASEAN.

LOMBA MENULIS PUISI ESAI

Adapun syarat dan ketentuan lomba adalah sebagai berikut : 
  • Terbuka untuk umum 
  • Panjang puisi esai minimal 2000 kata 
  • Puisi esai disertai minimal 10 catatan kaki 
  • Menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Melayu
  • Naskah dikirim dalam bentuk softcopy ke email panitia yaitu : puisiesai.asean@gmail.com
  • Naskah harus asli dan belum dipublikasi
  • Puisi esai harus sesuai dengan tema lomba 
  • Setiap naskah esai puisi harus disertai dengan biodata dan copy ID 
  • Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu judul 
  • Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat 
  • Naskah ditunggu hingga 30 januari tahun 2019 
  • Periode lomba dari 13 November Tahun 2018 hingga 30 Januari Tahun 2019.
Berikut ini contoh puisi esai, untuk contoh lebih banyak bisa anda unduh di link download yang kami bagikan 

Hasyuda Abadi 

DARAH DULKASEH Kali ini aku kembara lagi, ke negara sahabat ke negara saudaraku ke negeri bangsa leluhurku begitu haru mengingat sosok insan puluhan tahun membawa diri menjelajah laut dan rimba hingga tiba di bumi Sabah1. Kata ibuku, namanya Dulkaseh, pendamping kekasihnya Sawi perempuan tabah menyahut ujian melayan ketabahan menjadi pekerja kontrakan di mana kaki melangkahkan di situlah jiwa disatukan. Kali ini kuinjak lagi, tanah Tuhan tanah leluhur tanahnya yang luas menelusuri nikmat subur apakah lagi yang kuraih selain meraih ilham 1 Sabah ialah satu daripada 13 negeri yang terdapat di Malaysia dan merupakan negeri kedua terbesar di Malaysia selepas Sarawak yang terletak di utara pulau Borneo, iaitu pulau ketiga yang terbesar di dunia. Ibu negeri Sabah ialah Kota Kinabalu, yang dahulunya dikenali sebagai Jesselton. Sabah juga sering dirujuk sebagai “Negeri di Bawah Bayu” kerana kedudukan negeri tersebut yang sangat strategik di bawah laluan angin monsun 
Ketika puluhan dekad moyangku membulatkan azam. Kukira di mana jua, mataharinya tetap sama zahirnya siang membuka sejuta satu rahsia aku lahir dari sekecil jasa moyangku mencurah keringat cari jauh membajai semangat tiada lain meraih rahmat. **** Ini kudatangi negeri matahari, apa lagi yang kucari? Bis menolak udara dari Kuching yang masih sunyi di Entikong kami diperiksai wajib sebelum masuk ke destinasi itulah Kota Pontianak2 kota khatulistiwa kota seribu sangsi. Memandang ke hadapan berbalam dalam ingatan seribu satu ingatan seribu satu peristiwa berdatangan adakah lagi musykil, dalam tanya sedari kecil siapakah gerangan insan leluhurku kutemui mustahil. 
2 Kota Pontianak adalah ibukota provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Kota ini dikenal sebagai Kota Khatulistiwa karena dilalui garis khatulistiwa. Di utara kota Pontianak, tepatnya Siantan, terdapat Tugu Khatulistiwayang dibangun pada tempat yang dilalui garis khatulistiwa. Selain itu, Kota Pontianak dilalui oleh Sungai Kapuas dan Sungai Landak. Kedua sungai itu diabadaikan dalam lambang Kota Pontianak. (https://id.wikipedia.org/ wiki/Kota_Pontianak)

Untuk lebih lengkapnya silahkan download file yang kami bagikan di bawah ini :


Demikianlah sajian artikel dari kami duniapendidikandansekolah.com terima kasih atas kunjungannya.

Allahumma Shalli 'Ala Sayyidina Muhammadin Wa 'Ala Aali Sayyidina Muhammadin
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel