Home » , , , , , , , » Faktor-Faktor yang Mempengaruhi berkembangnya Anak Kreatif menurut 5 Ahli Psikologi

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi berkembangnya Anak Kreatif menurut 5 Ahli Psikologi

duniapendidikandansekolah.com - Pada awal-awalnya seorang yang memiliki anak kreatif dikarenakan faktor bawaan, tapi dalam perkembangan selanjutnya ditemukan bahwa kreatifitas tidak dapat berkembang secara otomatis kecuali ada rangsangan yang tepat dari lingkungan, para ahli mengungkapkan apa saja yang menghambat perkembangan anak kreatif tersebut :
Clark (1983) mengkategorikan faktor-faktor yang mempengaruhi kreativitas ke dalam 2 kelompok, yakni faktor yang mendukung dan faktor yang menghambat. Faktor yang mendukung adalah :
  1. kondisi yang menghadirkan ketidak lengkapan serta keterbukaan
  2. kondisi yang memungkinkan dan mendorong timbulnya banyak pertanyaan
  3. kondisi yang dapat mendorong dalam rangka mendapatkan sesuatu
  4. kondisi yang mendorong tanggung jawab dan kemandirian
  5. kondisi yang menekankan inisiatif diri untuk menggali, mengamati, bertanya, merasa, mengklasifikasikan, mencatat, menerjemahkan, memperkirakan, menguji hasil perkiraan dan mengkomunikasikan hasilnya.
  6. penggunaan dwi bahasa yang memungkinkan untuk mengembangkan potensi kreativitas secara lebih luas karena anak akan memiliki pandangan terhadap dunia lebih bervariasi, bersikap fleksibel jika menghdapi masalah, dan mampu mengekspresikan dirinya dengan cara yang berbeda pada orang secara umum yang muncul dari pengalaman yang dimiliki
  7. Berdasarkan tes kreatifitas anak sulung laki-laki ternyata lebih kreatif dibandingkan anak laki-laki yang lahir kemudian.
  8. perhatian besar dari kedua orang tuanya, stimulus yang tepat dari sekolahnya dan tentu saja motivasi diri

Selain Clark, Utami Munandar (1988) berpendapat bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kreativitas seseorang adalah :
  1. usia
  2. tingkat pendidikan kedua orang tuanya
  3. fasilitas yang tersedia
  4. dan penggunaan waktu luang.
Miller dan Gerrard (adams dan gullota, 1979) berpendapat bahwa ada hubungan pengaruh keluarga pada perkembangan kreativitas anak dan juga remaja sebagaimana pendapat mereka berikut :
  1. pemberian rasa aman oleh orang tua
  2. orang tua yang memiliki berbagai macam minat kegiatan di dalam dan di luar lingkungan rumah.
  3. penghargaan dan kepercayaan yang diberikan orang tua kepada anak
  4. pemberian otonomi dan kebebasan orang tua kepada anak
  5. dorongan orang tua kepada anak agar mengerjakan tugas sebaik-baiknya.
berkaitan dengan ini Torrance (1981) juga mengemukakan 5 macam interaksi anak/remaja kepada orang tuanya yang mampu mendorong kreatifitasnya, yaitu :
  1. Menghormati pertanyaan-pertanyaan yang tidak lazim
  2. mengormati gagasan-gagasan anak atau remaja yang imajinatif
  3. menunjukkan kepada anak / remaja bahwa gagasannya itu mempunyai nilai atau tidak
  4. memberikan kesempatan kepada anak atau remaja untuk belajar atas ide dan prakarsanya sendiri dan memebrikan hadiah kepadanya atas apa yang telah dilakukan.
  5. pemberian kesempatan kepada anak atau remaja untuk belajar dan melakukan kegiatan tanpa suasana penilaian.
Anak kreatif itu adalah anugrah jika kita mampu memperlakukannya dengan baik, selama ini banyak kesalahan yang dilakukan orang tua maupun guru di sekolah dalam menangani anak kreatif, yang harusnya anak tersebut dengan ciri-ciri yang sudah nampak ditangani, dibina dengan baik sehingga menjadi seseorang kreatif yang tidak saja bermanfaat bagi dirinya sendiri namun lebih luas lagi bermanfaat bagi semua orang.

mungkin ini saja pembahasan dari duniapendidikandansekolah.com tentang dukungan dan cara yang bisa diterapkan jika menghadapi anak kreatif, jangan pernah bosan dan egois dalam menghadapinya karena di saat dia berhasil anda akan sangat bangga dengan apa yang anda lakukan terhadapnya.

Wassalamua'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


0 komentar:

Post a Comment